Tuesday, January 1, 2013

#1

Tiyas sedang duduk melamun di bangku taman. Dia sedang merenung tentang pengakuannya yang entah salah entah benar. Tiba-tiba orang yang sedang dilamunkannya datang dan duduk disebelahnya.
"Sendirian aja Yas?Tumben..." tanya Rama yang merupakan namanya.
"Iya, lagi pengen sendiri aja" Jawab Tiyas sekenanya.
"Biasanya orang yang lagi pengen sendirian itu lagi ada masalah loh, elo juga ya?" tanyanya lagi.
"Semua orang yang lagi bangun itu pasti punya masalah Ram, hahaha" Kata Tiyas. Rama hanya tersenyum.

Tiba-tiba suasana hening. Keduanya tak saling berbicara. Terasa canggung. Mungkin ini juga karena pengakuan Tiyas kepada Rama sebelumnya. Kemudian Rama kembali bertanya.
"Yas, emang bener?"
"Bener apa?"
"Bener kalo lo ga bisa move on?"

"Hah?dari siapa?"
"Jangan gitu... I've already know...."
"Yaa emang gue bingung. Gak bisa move on dari siapa?"
"Temen Lo, Iyam udah ngasih tau gue tentang lo.. ke gue"
"Yaa gue tau."
"Jadi? emang bener lu ga bisa move on?"
"Enggalah... itukan cuma gara-gara permainan truth or dare doang."
"Oh gitu....tapi gue bingung juga loh Yas"
"Kenapa?"
"Aneh aja, cewek ya selebor kaya lo suka sama gue yang....." Rama berhenti bicara.
"Sialan lo. Ram, love is obviously blind. hahahha gue juga gak tau kenapa bisa suka sama lo..... tapi itu perasaanya nyata Ram hehehe. Udah ah jadi mellow gini gak enak."
"Kenapa lo move on Yas?" Tanya Rama. Lagi.
"Dengan alasan tidak ingin menyakiti diri sendiri Ram." Jawab Tiyas hendak meninggalkan Rama.
"Eeeh jangan pergi dulu Yas." Cegah Rama sembari menarik lengan Tiyas.
"Kenapa?" Tanya Tiyas bingung.
"I've so much to say."Jawab Rama.
"Okay, apa?"
"Maksud lo tadi 'ga mau menyakiti diri sendiri apa?" Pertanyaan Rama membombardir Tiyas. Tiyas berpikir agak lama. "Ya karena gue tau, disini itu bukan tempat gue." Jawab Tiyas sambil menunjuk dada bagian tengah Rama, yang punya makna "tempat diruang hati lo bukan buat gue."
"Darimana lo tau?" tanya Rama.
"I can see. Cara lo melihat dia, beda."
"Itu kan pendapat lo Yas, lo belum nanya langsung ke gue."
"Should I?" Tanya Tiyas heran.
"No, but...... elo Yas yang ada di ruang tersebut. Bukan orang yang lo maksud itu"
"HAH?!"
BERSAMBUNG

0 comments:

Post a Comment